Kamis, 27 November 2008

MENDUNG

Ku pandng kabut yang kian menebal
Suara gelegar pun terdengar
Hatiku pun bergetar
Memndangi langit yang kian menebal
Betapa sunyi sore ini
Tiada burung yang bernyanyi
Hanya aku yang berdiri di sini
Menyelami kata-kaya hati
Detakan jantung yang terdengar
Di antara nafas yang terdengar
Sanggupkah aku bertahan??
Mampukah aku berjalan???
Di antara duri yang menghadang
Aku coba bertahan
Walau satu persatu
Masuk kedadaku
Perih memang............
Sakit yang teramat nyeri
Tapi aku tetap bungkam
Karena aku menanti sang rembulan


Tidak ada komentar: